STEI YOGYAKARTA

Jl. Sukonandi No.11 Yogyakarta 55166
Telp./Fax. : 0274 562927 | e-mail : steijogja@gmail.com

HOTLINE SERVICE

0813 2880 6555

 
Home
Iqtishady

IQTISHADY

 

LEMBAGA PERS MAHASISWA IQTISHADY

IBS STEI YOGYAKARTA

"Tak sekedar menyampaikan informasi"

Dunia mahasiswa adalah dunia yang dibingkai dengan idealisme, aspiratif, intelektualitas serta penuh dinamika. Kondisi ini juga dialami oleh mahasiswa IBS STEI Yogyakarta di tiap jengkal langkahnya. Berawal dari situasi tersebut, Iqtishady sebagai wadah mahasiswa dalam menuangkan idealisme, aspirasi, intelektualitas dan kreativitasnya dalam bentuk tulisan, diharapkan mampu menyumbangkan berbagai macam informasi bagi para pembacanya, khususnya perkembangan ekonomi Islam.

Terbentuknya Iqtishady berawal dari inisiatif beberapa mahasiswa yang mempunyai kesadaran akan pentingnya suatu wadah yang dapat menampung seluruh ide, gagasan serta pemikirannya. Maka bertepatan dengan hari kebangkitan nasional pada tanggal 20 Mei 2000 Iqtishady dideklarasikan sebagai lembaga pers Mahasiswa dalam rangka merealisasikan ide ke alam nyata. Saat itu juga para pesonil Iqtishady secara aklamasi memutuskan penggagas berdirinya lembaga pers Mahasiswa Iqtishady, saudara A. Sobrun Jamil untuk memimpin serta mengawal 'bayi' yang baru lahir itu selama dua periode sekaligus.

Kini, selama hampir sepuluh tahun jejak langkahnya dalam meniti kehidupan jurnalistik, Iqtishady banyak mengalami dinamika 'pasang surut' gerakan, walaupun pada tahun-tahun pertama dilewati dengan cukup gemilang. Tetapi dengan adanya dinamika 'pasang surut' gerakan yang dialami itu, justru semakin mendewasakan dan memantapkan arah Iqtishady di masa mendatang sebagai sebuah lembaga pers mahasiswa.

Bermula dari sebuah pertanyaan kecil apa arti sebuah nama? Para personil, diawal pendirian terlibat diskusi serius. Sebelum nama Iqtishady menjadi final, sempat muncul dua nama yang hampir disepakati, pertama: "Dimensi" dengan jargon "Inovasi menggagas aksi". Kedua: "Paradigma" dengan jargon "Penyampai informasi penuh makna". Namun, kedua nama tersebut akhirnya menjadi gugur, ketika semua personil bersepakat mencari sebuah nama yang memeliki isyarat langsung pada ekonomi Islam. Seketika itu, salah satu personil yakni Zulfahmi Andespra mengusulkan nama "Iqtishady" dan para personil lainnya bersepakat 'mengamini'.

 Kata "Iqtishady" memiliki makna titik keseimbangan, yang berarti sejajar dan setara dengan istilah yang banyak dikenal dalam ekonomi yakni "Equlibrium". Namun, kata "Iqtishady", lebih memiliki akar yang kuat dan jelas dibanding kata "Equlibrium" itu sendiri. Kata "Iqtishady" juga dapat ditemukan dalam al-Qur'an dengan berbagai bentuk, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Kata qashid terletak pada surat Luqman ayat 19 yang brarti sederhana
  • Kata qashdu terletak pada surat an-Nahl ayat 9 yang berarti jalan lurus atau stabil.
  • Kata qashidan terletak pada surat at-Taubah ayat 42 yang berarti keinginan dan kebutuhan
  • Kata muqtashidun terletak pada surat Luqman ayat 32 yang berarti jalan lurus
  • Kata muqtashidun terletak pada surat Faathir ayat 32 yang berarti pertengahan
  • Kata muqtashidatun terletak pada surat al-Maidah ayat 66 yang berarti golongan pertengahan

  Dalam mendukung profesionalitas para kru Iqtishady, maka dirancanglah beberapa kegiatan untuk menunjang kompetensi anggotanya, antara lain :

  1. Iqtishady Training Center (ITC)
  2. Upgrading
  3. Kajian Ilmiah
  4. Penerbitan bulletin
  5. Penerbitan Majalah
  6. Training Jurnalistik
  7. Kunjungan redaksi
  8. Penerbitan madding
  9. Acara-acara temporal, seperti: Bedah Buku, Seminar, Bazar Buku dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah struktur organisasi Lembaga Pers Mahasiswa Iqtishady IBS STEI Yogyakarta periode 2012/2013 :

     Struktur organisasi kepengurusan lembaga pers mahasiswa Iqtishady untuk periode 2014-2015 adalah sebagai berikut. Sesuai AD/ART Lembaga Pers Mahasiswa Iqtishady IBS STEI Yogyakarta, bahwa struktur organiasasi LPM IQ terdiri dari Pengurus Harian dan Anggota. Pengurus Harian terdiri dari, Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi, Sekretaris, Bendahara, dan Departemen - departemen. LPM IQ mempunyai empat departemen yaitu Mading dan Reporter. Kemudian Anggota adalah para mahasiswa baru/lama yang tidak menjabat sebagai Pengurus Harian

     Pimpinan umum berperan sebagai pengatur jalannya organisasi dan program kerja dari setiap departemen, Pimpinan Redaksi berperan sebagai redaktur dan pemimpin dalam penerbitan majalah Iqtishady, Sekretaris berperan mengurus segala kegitan administrasi dan laporan program kerja dari setiap departemen, Bendahara berperan mengelola keuangan, dan Departemen berperan sesuai dengan nama departemen masing - masing dibantu anggota - anggota  yang dibawahinya.

Berikut ini adalah struktur organisasi Lembaga Pers Mahasiswa Iqtishady IBS STEI Yogyakarta periode 2014/2015 :

                                                                    SUSUNAN PENGURUS IQTISHADY

Ketua                : Fera Manaroinsong

Sekretaris         : Ika Putri Agi P.

Bendahara        : Evi Setyarini P.

Pimred.              : Hanif Muhammadi Al-Rosyid

 

Event Organizer : 

-        Dwi Rofani

-        Zaenuddin Ashari

-        Teguh Santosa

-        Gilang Mahendra

-        Anggia Dewi Nurdianty

-        Miftakhurrohmah M.

-        Hamidah Nur Ratna Safitri

-        Nur Inke Flora

-        Alpian Bari Sugarai

-        Agus Mauludin

-        Angga Prasetya Adi Probo

-        Masriful Ula Romadhony

 

 

 

 

  • VISI

- Menjadi sarana pengembangan SDM dalam bidang pers guna terbentuknya kader muslim yang prestatif

- Menjadi media yang mengakses informasi dan mendukun pemercepatan wacana ekonomi syariah

  • MISI

- Menjadi wadah yang menampung potensi jurnalistik yang berkembang dikalangan mahasiswa STEI Yogyakarta agar dapat terjaga dan berkembang dinamis.

-Menyampaikan informasi sistem ekonomi islam.

  • Tujuan

Mewujudkan dinamisasi kuantitas informasi dan keilmuan demi terselenggaranya gagasan ide yang memotivasi dalam kerangka riil

   Personil Iqtishady dari awal pendirian dikenal sangat aktif, sehingga mengantarkan karya para personil Iqtishady terpublikasi diberbagai media saat itu, diantaranya: Harian Umum Kedaulatan Rakyat, Majalah Sabili dan lain sebagainya.

  Secara kelembagaan Iqtishady telah mecatatkan sejarah baru, yakni menjadi majalah ekonomi Islam yang pertama kali terbit di Indonesia. Kenyataan itu juga di'amini' oleh pakar ekonomi Islam Adiwarman Azwar Karim dalam acara seminar "Evaluasi 17 tahun Ekonomi Islam di Indonesia" bertempat di Universitas Gajah Mada.

    Pada periode 2011 - 2012, selain menjalan program rutin yakni penerbitan Buletin dan Mading, LPM Iqtishady juga telah menerbitkan majalah yang ke-8 pada November 2011, dimana sebelumnya sempat terhenti pada periode 2007 - 2008. Kemudian pada tahun yang sama telah diadakan latihan kepenulisan yang dilatih oleh Dwi Suwiknyo, SEI., MSI yang merupakan pendiri pesantren penulis. Dan dipenghujung tahun 2011 telah diadakan Iqtishady Training Centre yang merupakan latihan kejurnalistikan dan tulis menulis yang di latih oleh Bapak Agung ( Redaktur Harian Kedaulatan Rakyat), Darmanto, SS (Dosen di berbagai perguruan tinggi), Ahmad Sobrun Jamil (Etis Consulting), Ade Haryanto (Java Publishing), dan Teguh Santoso.

    Pada tahun 2012 kegiatan tetap berfokus pada penerbitan buletin dan mading, selain itu pengurus dan anggota iqshady tengah mengumpulkan materi untuk penerbitan majalah yang ke-9.

 

FACEBOOK

Gallery

Contact Info

KAMPUS SUKONANDI 

Jl. Sukonandi No. 11 Yogyakarta 55166

Telp./Fax: 0274-562927

Hp.: 081 328 806 555

 

Copyright © 2011-2015 STEI Yogyakarta Develop by: Sketsa Coding Indonesia